The Role Of Islamic Religious Education (PAI) Teachers in Developing Integrity (Honesty) and Discipline Among Motorcycle Engineering (TSM) Students at SMK Negeri 1 Sungai Aur
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK Negeri 1 Sungai Aur yang kurang menunjukkan karakter integritas (kejujuran) dan kedisiplinan, seperti kurang jujur dalam mengerjakan tugas, kurang bertanggung jawab, datang terlambat, serta kurang mematuhi tata tertib sekolah dan aturan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter integritas (kejujuran) dan kedisiplinan siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK Negeri 1 Sungai Aur, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru Pendidikan agama islam, guru produktif Teknik sepeda motor, wali kelas, dan siswa Jurusan Teknik sepeda motor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan agama islam memiliki peran sentral sebagai pendidik, pembimbing, motivator, sekaligus teladan. Dalam membentuk karakter integritas (kejujuran), guru Pendidikan agama islam menerapkan metode pembiasaan sikap jujur dalam pengerjaan tugas, praktik bengkel, serta penanaman nilai-nilai akidah akhlak secara intensif. Sementara itu, karakter kedisiplinan dibentuk melalui keteladanan kehadiran guru, penegakan tata tertib kelas, pembiasaan shalat berjamaah, dan pemberian sanksi edukatif. Faktor pendukung pembentukan karakter ini meliputi sinergi yang baik antara guru dan pihak sekolah, serta fasilitas ibadah yang memadai. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya pengawasan orang tua di luar jam sekolah dan pengaruh negatif pergaulan serta gawai. Secara keseluruhan, peran aktif dan konsisten dari guru PAI terbukti mampu membawa perubahan positif terhadap tingkat kejujuran dan kedisiplinan siswa TSM di SMK Negeri 1 Sungai Aur.